Beranda Kabar Puluhan Relawan Sosial Gelar Pertemuan di Rumah Aspirasi Antoni Imam

Puluhan Relawan Sosial Gelar Pertemuan di Rumah Aspirasi Antoni Imam

157
0
BERBAGI

SIDOMULYO — Puluhan anggota komunitas relawan sosial-kemanusiaan di Lampung menggelar pertemuan  di rumah Asprasi Antoni Imam, di Desa Sidomulyo , Kabupaten Lampung Selatan, Minggu, 21 Juli 2019.

Para peserta berasal dari berbagai komunitas relawan di Lampung. Antara lain dair Komunitas Perahu Pustaka Lampung, Mutiara Independen Lampung (Komil), Komunitas Menuju Taqwa Allah (Metal), dan sejumlah komunitas relawan lainya.

Radmidi dari Komunitas Relawan Perahu Pustaka Lampung mengaku selain sarana silaturahmi, kegiatan ini juga untuk membangun sinergi antarrelawan komunitas di Lampunt.

“Tidak ada hubungannya dengan politil. Kami berkumpul agar para pegiat gerakan sosial saling kenal dan bisa bekerja sama dengan baik. Tugas kami adalah membantu sesama,” kata Ramidi.

Hal serupa diungkapkan Wulandari, ketua panitia pertemuan. Menurut Wulandari, meskipun selama ini sama-sama bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan, banyak relawan yang tidak saling kenal.

“Dengan adanya pertemuan ini mereka jadi saling kenal dan nantinya bisa bersinergi,” katanya.

Kehadiran para relawan sosial-kemanusiaan itu disambut baik Antoni Imam, anggota DPRD Lampung dari Fraksi PKS yang juga pemilik dan pengelola Rumah Aspirsi.

“Rumah Aspirasi sudah sering digunakan untuk pertemuan, diskusi, workshop, dan kongko santai. Namun, baru kali ini dipercaya sebagai tempat pertemuan para relawan. Kami tentu saja senang, apalagi tujuannya adalah untuk bersilaturahmi dan menjalin sinergi,” kata Antoni Imam.

Antoni berharap para relawan sosial-kemanusian di Lampung akan makin kompak dan membangun jaringan yang baik sehingga bisa bersinergi membantu masyarakat yang memerlukan bantuan.

“Mudah-mudahan awal yang baik ini ke depannya akan lebih baik. Artinya, kawan-kawan relawan bisa bekerja lebih baik lagi. Saya sangat berharap pemerintah pusat maupun pemerintah daerah bisa  membantu mereka memberikan fasilitas yang di perlukan para komunitas relawan,” katanya.

Seusai acara, relawan dari berbagai kelompok se-Lampung itu menyampaikan empat  pernyataan sikap. Intinya, mereka mendukung upaya pemerintah mengatasi masalah sosial-kemanusiaan.

Panitia acara pertemuan relawan se-provinsi Lampung, Wulandari,  mengatakan pernyataan sikap tersebut merupakan gambaran kuatnya tekad para relawan dalam mengentaskan masalah sosial kemanusiaan di masyarakat.

“Masalah sosial kemanusiaan di masyarakat kita ini sangatlah kompleks, dan itu tidak mungkin tercover seluruhnya oleh pemerintah. Maka relawan kemanusiaan haruslah bersinergi guna membantu pemerintah dalam menyelesaikan hal tersebut,” katanya.

Berikut Pernyataan Sikap Bersama Relawan Sosial-Kemanusiaan se Provinsi Lampung :

1. Kami relawan Lampung siap bersinergi dalam kontribusi dalam upaya pengentasan masalah sosial di Lampung,

2. Mengutamakan kepentingan masyarakat yang membutuhkan dibanding individu atau komunitas,

3. Siap menjalin kerjasama dengan instansi pemerintah dan swasta dalam upaya pengentasan masalah sosial,

4. Siap menjalin komunikasi dan memberikan masukan kepada pemerintah dalam rangka menyelesaikan masalah sosial di provinsi Lampung.